Perkembangan standar akuntansi menjadi hal yang perlu diperhatikan oleh perusahaan, akuntan, dan profesional di bidang keuangan. Salah satu perubahan yang perlu mulai dipahami adalah PSAK 118 (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan 118) yang membawa sejumlah perubahan dalam penyajian dan pengungkapan laporan keuangan.
Perubahan standar akuntansi tidak hanya berkaitan dengan teknis penyusunan laporan. Penerapannya juga dapat memengaruhi cara perusahaan mengelompokkan informasi keuangan, menyajikan kinerja, serta mengungkapkan informasi kepada pengguna laporan keuangan. Oleh karena itu, memahami PSAK 118 sejak dini menjadi langkah penting bagi perusahaan dan profesional keuangan.
PSAK 118 adalah standar akuntansi yang mengatur Penyajian dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan. Standar ini merupakan adopsi dari IFRS 18 Presentation and Disclosure in Financial Statements yang diterbitkan untuk meningkatkan transparansi, relevansi, dan keterbandingan informasi dalam laporan keuangan.
PSAK 118 membawa perubahan terhadap cara perusahaan menyajikan informasi, khususnya pada laporan laba rugi. Salah satu perubahan utamanya adalah pengelompokan penghasilan dan beban ke dalam kategori tertentu, seperti operasi, investasi, dan pendanaan.
Selain itu, PSAK 118 memperkenalkan ketentuan mengenai penyajian subtotal tertentu dalam laporan laba rugi serta pengungkapan terkait ukuran kinerja yang ditentukan oleh manajemen atau management-defined performance measures (MPM).
Perubahan tersebut membuat PSAK 118 menjadi standar yang perlu dipahami secara menyeluruh karena dampaknya tidak hanya berada pada laporan keuangan, tetapi juga dapat berkaitan dengan proses pelaporan dan pengelolaan data keuangan perusahaan.
Penting Memahami PSAK 118
Penerapan standar baru membutuhkan persiapan yang tidak sederhana. Perusahaan perlu mengidentifikasi perubahan yang mungkin terjadi pada sistem, proses, data, hingga kebijakan akuntansi yang selama ini digunakan.
Pemahaman mengenai PSAK 118 juga membantu perusahaan mengantisipasi kebutuhan penyesuaian dalam penyusunan laporan keuangan. Dengan persiapan yang lebih awal, perusahaan dapat memiliki waktu untuk mengevaluasi proses internal dan memastikan informasi yang dibutuhkan tersedia secara memadai.
Bagi profesional keuangan, memahami perubahan PSAK 118 juga semakin penting. Akuntan, auditor, analis keuangan, maupun staf yang terlibat dalam pelaporan perlu mengetahui bagaimana standar tersebut memengaruhi penyajian dan pengungkapan informasi keuangan.
Pada akhirnya, kualitas laporan keuangan tidak hanya ditentukan oleh kepatuhan terhadap standar, tetapi juga oleh kemampuan perusahaan menyajikan informasi yang relevan dan mudah dipahami oleh pengguna laporan keuangan.
Dampak PSAK 118 bagi Perusahaan
PSAK 118 dapat membawa perubahan pada berbagai aspek pelaporan keuangan. Perusahaan perlu melihat kembali bagaimana pendapatan dan beban diklasifikasikan serta bagaimana informasi tersebut disajikan dalam laporan laba rugi.
Perubahan juga dapat berpengaruh terhadap sistem informasi dan proses pengumpulan data. Data yang sebelumnya cukup untuk kebutuhan pelaporan mungkin perlu ditinjau kembali agar dapat memenuhi kebutuhan penyajian dan pengungkapan berdasarkan standar baru.
Selain aspek teknis, perusahaan juga perlu memperhatikan koordinasi antarbagian. Tim akuntansi dan keuangan perlu bekerja sama dengan manajemen maupun bagian lain yang berkaitan dengan penyediaan informasi keuangan.
Karena itu, persiapan PSAK 118 sebaiknya tidak dilakukan hanya ketika batas waktu penerapan sudah semakin dekat. Pemahaman dan evaluasi sejak awal dapat membantu perusahaan mengurangi risiko kesalahan dalam proses transisi.
Saatnya Meningkatkan Pemahaman tentang PSAK 118
Perubahan standar akuntansi menuntut perusahaan dan profesional keuangan untuk terus memperbarui pengetahuan. Memahami PSAK 118 bukan hanya tentang mengetahui isi standar, tetapi juga memahami bagaimana ketentuannya dapat diterapkan dalam praktik pelaporan keuangan.
Salah satu cara untuk memperdalam pemahaman tersebut adalah melalui pembelajaran yang membahas PSAK 118 secara terstruktur. Airlangga Executive Education Center(AEEC) Universitas Airlangga menghadirkan Pelatihan PSAK 118 (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan 118) sebagai sarana bagi profesional untuk mempelajari perubahan dan penerapan standar tersebut.
Melalui pelatihan ini, peserta dapat memperluas pemahaman mengenai PSAK 118 dan relevansinya terhadap penyajian serta pengungkapan laporan keuangan. Pengetahuan tersebut dapat menjadi bekal bagi perusahaan maupun profesional keuangan dalam mempersiapkan diri menghadapi perubahan standar akuntansi.
Perubahan standar akuntansi tidak hanya berkaitan dengan teknis penyusunan laporan. Penerapannya juga dapat memengaruhi cara perusahaan mengelompokkan informasi keuangan, menyajikan kinerja, serta mengungkapkan informasi kepada pengguna laporan keuangan. Oleh karena itu, memahami PSAK 118 sejak dini menjadi langkah penting bagi perusahaan dan profesional keuangan.
PSAK 118 adalah standar akuntansi yang mengatur Penyajian dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan. Standar ini merupakan adopsi dari IFRS 18 Presentation and Disclosure in Financial Statements yang diterbitkan untuk meningkatkan transparansi, relevansi, dan keterbandingan informasi dalam laporan keuangan.
PSAK 118 membawa perubahan terhadap cara perusahaan menyajikan informasi, khususnya pada laporan laba rugi. Salah satu perubahan utamanya adalah pengelompokan penghasilan dan beban ke dalam kategori tertentu, seperti operasi, investasi, dan pendanaan.
Selain itu, PSAK 118 memperkenalkan ketentuan mengenai penyajian subtotal tertentu dalam laporan laba rugi serta pengungkapan terkait ukuran kinerja yang ditentukan oleh manajemen atau management-defined performance measures (MPM).
Perubahan tersebut membuat PSAK 118 menjadi standar yang perlu dipahami secara menyeluruh karena dampaknya tidak hanya berada pada laporan keuangan, tetapi juga dapat berkaitan dengan proses pelaporan dan pengelolaan data keuangan perusahaan.
Penting Memahami PSAK 118
Penerapan standar baru membutuhkan persiapan yang tidak sederhana. Perusahaan perlu mengidentifikasi perubahan yang mungkin terjadi pada sistem, proses, data, hingga kebijakan akuntansi yang selama ini digunakan.
Pemahaman mengenai PSAK 118 juga membantu perusahaan mengantisipasi kebutuhan penyesuaian dalam penyusunan laporan keuangan. Dengan persiapan yang lebih awal, perusahaan dapat memiliki waktu untuk mengevaluasi proses internal dan memastikan informasi yang dibutuhkan tersedia secara memadai.
Bagi profesional keuangan, memahami perubahan PSAK 118 juga semakin penting. Akuntan, auditor, analis keuangan, maupun staf yang terlibat dalam pelaporan perlu mengetahui bagaimana standar tersebut memengaruhi penyajian dan pengungkapan informasi keuangan.
Pada akhirnya, kualitas laporan keuangan tidak hanya ditentukan oleh kepatuhan terhadap standar, tetapi juga oleh kemampuan perusahaan menyajikan informasi yang relevan dan mudah dipahami oleh pengguna laporan keuangan.
Dampak PSAK 118 bagi Perusahaan
PSAK 118 dapat membawa perubahan pada berbagai aspek pelaporan keuangan. Perusahaan perlu melihat kembali bagaimana pendapatan dan beban diklasifikasikan serta bagaimana informasi tersebut disajikan dalam laporan laba rugi.
Perubahan juga dapat berpengaruh terhadap sistem informasi dan proses pengumpulan data. Data yang sebelumnya cukup untuk kebutuhan pelaporan mungkin perlu ditinjau kembali agar dapat memenuhi kebutuhan penyajian dan pengungkapan berdasarkan standar baru.
Selain aspek teknis, perusahaan juga perlu memperhatikan koordinasi antarbagian. Tim akuntansi dan keuangan perlu bekerja sama dengan manajemen maupun bagian lain yang berkaitan dengan penyediaan informasi keuangan.
Karena itu, persiapan PSAK 118 sebaiknya tidak dilakukan hanya ketika batas waktu penerapan sudah semakin dekat. Pemahaman dan evaluasi sejak awal dapat membantu perusahaan mengurangi risiko kesalahan dalam proses transisi.
Saatnya Meningkatkan Pemahaman tentang PSAK 118
Perubahan standar akuntansi menuntut perusahaan dan profesional keuangan untuk terus memperbarui pengetahuan. Memahami PSAK 118 bukan hanya tentang mengetahui isi standar, tetapi juga memahami bagaimana ketentuannya dapat diterapkan dalam praktik pelaporan keuangan.
Salah satu cara untuk memperdalam pemahaman tersebut adalah melalui pembelajaran yang membahas PSAK 118 secara terstruktur. Airlangga Executive Education Center(AEEC) Universitas Airlangga menghadirkan Pelatihan PSAK 118 (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan 118) sebagai sarana bagi profesional untuk mempelajari perubahan dan penerapan standar tersebut.
Melalui pelatihan ini, peserta dapat memperluas pemahaman mengenai PSAK 118 dan relevansinya terhadap penyajian serta pengungkapan laporan keuangan. Pengetahuan tersebut dapat menjadi bekal bagi perusahaan maupun profesional keuangan dalam mempersiapkan diri menghadapi perubahan standar akuntansi.
.png)
No comments:
Post a Comment